5 Tempat Makan Legendaris di Jakarta untuk Mengisi Hari Terakhir Libur Tahun Baru

Kopi Es Tak Kie menjadi tempat yang hampir wajib disinggahi
Sumber :
  • IG

Beranjak ke kuliner khas Betawi, Gado-Gado Cemara menjadi salah satu destinasi yang patut dikunjungi. Berdiri sejak 1947, tempat ini dikenal luas karena bumbu kacangnya yang khas dan kaya rasa. Gado-gado yang disajikan memadukan sayuran segar dengan saus kacang kental yang gurih dan sedikit manis. Selain gado-gado, tersedia pula menu lain seperti asinan dan lontong cap go meh yang tak kalah menggugah selera. Dengan cita rasa yang konsisten selama puluhan tahun, Gado-Gado Cemara menjadi pilihan tepat bagi pencinta makanan tradisional Jakarta.

3 Aplikasi Cuaca Paling Akurat untuk Temani Liburanmu

Selanjutnya, bagi yang ingin menikmati menu berat dengan cita rasa kuat, Soto Betawi Haji Ma’ruf layak masuk dalam daftar. Usaha kuliner ini telah eksis sejak era 1940-an dan dikenal dengan soto Betawi berkuah santan yang gurih. Potongan daging yang empuk berpadu dengan kuah santan yang kaya rempah membuat hidangan ini cocok dinikmati saat sore atau malam hari. Soto Betawi Haji Ma’ruf sering menjadi pilihan untuk mengisi tenaga sebelum kembali ke rutinitas setelah libur panjang.

Agar kunjungan kuliner semakin nyaman, ada beberapa tips yang bisa diperhatikan. Bakmi Gang Kelinci paling ideal dikunjungi pada siang hingga sore hari untuk menghindari antrean panjang. Kopi Es Tak Kie lebih pas dinikmati pada pagi atau waktu brunch. Sementara itu, Es Krim Ragusa biasanya paling ramai saat sore hingga malam. Untuk Gado-Gado Cemara dan Soto Betawi Haji Ma’ruf, waktu kunjungan relatif fleksibel karena keduanya ramai sepanjang hari. Selain itu, menggunakan transportasi online dapat menjadi solusi praktis agar lebih mudah berpindah lokasi, terutama di hari terakhir libur yang biasanya diwarnai kepadatan lalu lintas.

5 Lokasi Kuliner di Bogor yang Selalu Ramai Saat Liburan Sekolah

Dengan mengunjungi tempat-tempat makan legendaris ini, hari terakhir libur Tahun Baru tidak hanya diisi dengan santapan lezat, tetapi juga pengalaman menikmati sejarah kuliner Jakarta yang tetap hidup hingga kini.