Detik-Detik Helikopter Militer Black Hawk Israel Jatuh Saat Dievakuasi di Bethlehem

Helikopter Militer Black Hawk Israel Jatuh
Sumber :
  • israel

Insiden jatuhnya helikopter militer Black Hawk milik Israel menghebohkan kawasan Bethlehem, Tepi Barat, pada Jumat, 16 Januari 2026. Peristiwa ini terjadi di tengah operasi evakuasi udara yang dilakukan Pasukan Pertahanan Israel atau Israel Defense Forces (IDF). Meski terdengar dramatis, insiden tersebut dipastikan tidak menimbulkan korban jiwa maupun luka-luka.

Heboh! Menteri Israel Usul Penjara Tahanan Palestina Dijaga Buaya

Menurut laporan surat kabar The Times of Israel yang mengutip keterangan resmi IDF, helikopter Black Hawk buatan Amerika Serikat itu sebelumnya mengalami gangguan teknis serius. Masalah tersebut dipicu oleh cuaca buruk yang melanda wilayah Tepi Barat sejak beberapa hari terakhir. Akibat kondisi tersebut, pilot tidak dapat melanjutkan penerbangan dan memutuskan melakukan pendaratan darurat demi keselamatan awak.

Namun demikian, persoalan tidak berhenti sampai di situ. Setelah helikopter berhasil mendarat, IDF mengambil langkah lanjutan dengan mengevakuasi armada tersebut menggunakan helikopter lain berukuran lebih besar. Proses ini dilakukan dengan metode sling load, yakni mengaitkan helikopter yang bermasalah menggunakan sling atau tali baja khusus untuk kemudian diangkut melalui udara.

3 Teknologi Mutakhir Israel yang Digunakan Banyak Negara di Dunia

Pada awalnya, proses evakuasi berjalan sesuai rencana. Akan tetapi, saat helikopter raksasa mulai mengudara dan membawa Black Hawk, situasi berubah menjadi genting. Tali sling baja yang digunakan diduga tidak mampu menahan beban helikopter secara stabil. Akibatnya, Black Hawk terlepas dari kaitan dan jatuh di kawasan permukiman Desa Kisan, Bethlehem bagian barat.

Sejumlah saksi mata menyebutkan bahwa helikopter jatuh dengan posisi hidung menghujam tanah terlebih dahulu. Meski terlihat mengerikan, tidak tampak ledakan saat insiden terjadi. Hal ini menunjukkan bahwa sistem persenjataan helikopter telah dilepas sebelumnya sebagai bagian dari prosedur keselamatan standar. Dengan demikian, risiko kerusakan lanjutan maupun korban sipil dapat diminimalkan.

Hotel Jepang Tolak Reservasi Warga Israel, Isu Palestina Jadi Sorotan

Rekaman video yang diunggah oleh akun eye.on.palestine di media sosial memperlihatkan momen ketika helikopter terlepas dari sling dan jatuh secara vertikal. Video tersebut dengan cepat menyebar dan memicu beragam reaksi publik internasional. Meski demikian, IDF menegaskan bahwa seluruh awak helikopter dalam kondisi aman dan tidak berada di dalam pesawat saat proses evakuasi berlangsung.

Lebih lanjut, pihak militer Israel memastikan bahwa area jatuhnya helikopter segera diamankan. Tim darurat dan personel keamanan diterjunkan untuk memastikan tidak ada warga sipil yang terdampak. Beruntung, lokasi jatuhnya helikopter berada di area terbuka di dekat permukiman, sehingga tidak menyebabkan kerusakan signifikan pada bangunan warga.

Menanggapi insiden ini, Kepala Staf Angkatan Udara IDF, Tomer Bar, langsung memerintahkan pembentukan tim investigasi khusus. Tim tersebut bertugas menyelidiki secara menyeluruh penyebab lepasnya sling baja dan mengevaluasi prosedur evakuasi udara yang digunakan. Investigasi ini dinilai penting untuk mencegah kejadian serupa di masa mendatang, terutama dalam kondisi cuaca ekstrem.

Di sisi lain, analis militer menilai bahwa insiden ini menunjukkan tantangan besar dalam operasi udara, khususnya saat menghadapi faktor alam yang tidak menentu. Cuaca buruk kerap menjadi musuh utama dalam penerbangan militer, bahkan bagi armada canggih seperti Black Hawk yang dikenal tangguh dan andal dalam berbagai misi.

Meskipun demikian, IDF menegaskan bahwa kesiapsiagaan dan standar keselamatan tetap menjadi prioritas utama. Prosedur pelepasan sistem persenjataan sebelum evakuasi dinilai sebagai langkah tepat yang berhasil mencegah dampak lebih fatal. Selain itu, koordinasi antarunit juga disebut berjalan sesuai protokol meski hasil akhirnya tidak sesuai harapan.

Hingga kini, bangkai helikopter masih menjadi bagian dari proses penyelidikan. IDF belum mengumumkan kapan hasil investigasi akan dipublikasikan ke publik. Namun, pihak militer berjanji akan bersikap transparan dan melakukan evaluasi menyeluruh demi meningkatkan keselamatan operasi udara ke depan.