Adu Kekuatan Militer Iran dan Israel, Kuantitas atau Teknologi?

Iran vs Israel
Sumber :
  • ilustrasi

Selanjutnya, pada kekuatan darat, Iran kembali unggul secara kuantitas. Negara ini diperkirakan memiliki lebih dari 1.700 hingga 2.000 unit tank tempur utama, ditambah ribuan kendaraan lapis baja dan sistem peluncur roket. Iran juga dikenal memiliki arsenal rudal balistik dan drone dalam jumlah besar, yang menjadi bagian penting dari strategi perang asimetrisnya.

USS Abraham Lincoln Masuk Wilayah Centcom, AS Siap Hadapi Iran

Di sisi lain, Israel mengoperasikan sekitar 1.300 unit tank tempur utama, mayoritas berasal dari seri Merkava yang terkenal dengan perlindungan awak dan teknologi medan tempur yang canggih. Meski jumlah roket dan kendaraan lapis bajanya lebih sedikit dibanding Iran, Israel mengandalkan akurasi, sistem kendali digital, serta dukungan intelijen real-time untuk meningkatkan efektivitas di medan perang.

Adapun dari kekuatan laut, Iran memiliki armada yang lebih besar secara jumlah, termasuk puluhan kapal selam dan kapal permukaan. Fokus utama kekuatan laut Iran berada di kawasan Teluk Persia dan Selat Hormuz, jalur vital perdagangan energi dunia. Strategi ini memungkinkan Iran memberikan tekanan besar terhadap jalur logistik internasional.

Detik-Detik Helikopter Militer Black Hawk Israel Jatuh Saat Dievakuasi di Bethlehem

Sebaliknya, angkatan laut Israel relatif lebih kecil, tetapi berteknologi tinggi. Israel mengoperasikan kapal selam dan korvet modern yang dirancang untuk operasi pertahanan wilayah dan serangan presisi. Dengan demikian, meski kalah jumlah, kualitas dan kemampuan deteksi dini menjadi andalan utama Israel di laut.

Jika menilik anggaran pertahanan, perbedaan keduanya semakin jelas. Israel mengalokasikan dana sekitar 30 hingga 35 miliar dolar AS per tahun untuk sektor militer. Anggaran besar ini mendukung riset, inovasi, dan pemeliharaan sistem persenjataan canggih. Sementara itu, Iran memiliki anggaran pertahanan yang lebih kecil, yakni sekitar 9 hingga 15 miliar dolar AS per tahun, yang berdampak pada keterbatasan modernisasi alutsista.

Peringkat Utang Luar Negeri Global Firepower 2025: AS vs Indonesia

Dalam konteks teknologi pertahanan, Israel unggul dengan sistem pertahanan udara berlapis yang mampu menangkal roket, rudal, hingga drone. Sebaliknya, Iran lebih mengandalkan jumlah dan variasi senjata, meskipun tingkat kecanggihannya dinilai masih di bawah Israel.

Faktor nuklir juga menjadi pembeda strategis. Israel secara luas diyakini memiliki sekitar 90 hulu ledak nuklir, meski tidak pernah dikonfirmasi secara resmi. Iran, di sisi lain, menegaskan tidak memiliki senjata nuklir, walaupun program nuklirnya terus menjadi sumber ketegangan internasional.

Halaman Selanjutnya
img_title