Deposito vs. Surat Berharga Negara: Pilih yang Mana untuk Keuntungan Maksimal?

Deposito vs. Surat Berharga Negara
Sumber :
  • lifeworks

Gadget – Salah satu faktor utama dalam memilih investasi adalah besaran keuntungan atau imbal hasil yang ditawarkan.

IHSG Diproyeksikan Tembus Level Baru, Ini Analisis dan Rekomendasi Saham Terkini!
  • Deposito menawarkan bunga tetap yang umumnya lebih tinggi dibandingkan tabungan biasa. Besarannya tergantung pada kebijakan masing-masing bank, tetapi rata-rata berkisar antara 3% hingga 5% per tahun, setelah dipotong pajak sebesar 20%.

  • SBN, khususnya seri ritel seperti ORI (Obligasi Ritel Indonesia), SR (Sukuk Ritel), dan SBR (Savings Bond Ritel), menawarkan imbal hasil lebih menarik, yaitu 5% hingga 7% per tahun. Pajak yang dikenakan juga lebih ringan, hanya 10%, sehingga keuntungan bersih lebih tinggi dibandingkan deposito.

Likuiditas (Kemudahan Pencairan)

OpenAI Resmi Akuisisi ROI, Strategi Baru Ciptakan Asisten Investasi AI Super Cerdas

Likuiditas menjadi faktor penting, terutama jika sewaktu-waktu membutuhkan dana dalam keadaan darurat.

  • Deposito memiliki tenor tertentu yang harus dipatuhi, biasanya 1 bulan, 3 bulan, 6 bulan, hingga 1 tahun. Jika dana dicairkan sebelum jatuh tempo, investor akan dikenakan penalti yang dapat mengurangi keuntungan.

  • SBN lebih fleksibel tergantung jenisnya. Seri ORI dan SR bisa diperjualbelikan di pasar sekunder sebelum jatuh tempo, sehingga memungkinkan pencairan lebih cepat. Sementara itu, SBR tidak bisa dijual sebelum jatuh tempo, tetapi ada fasilitas early redemption, yang memungkinkan pencairan sebagian dana setelah masa tertentu.

Lebih Untung Emas atau Bitcoin? Hasilnya Bikin Investor Kaget!

Keamanan & Risiko

Keamanan investasi menjadi pertimbangan utama, terutama bagi investor konservatif yang mengutamakan kestabilan.

  • Deposito dijamin oleh Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) hingga nominal Rp2 miliar per nasabah per bank, asalkan suku bunga yang diperoleh tidak melebihi batas yang ditetapkan LPS. Jika bank mengalami masalah keuangan, dana yang memenuhi syarat tetap aman.

  • SBN dijamin langsung oleh pemerintah Indonesia, sehingga hampir tidak ada risiko gagal bayar. Sebagai instrumen utang negara, SBN dianggap sebagai salah satu investasi paling aman.

Pajak & Biaya

Besaran pajak dapat memengaruhi keuntungan bersih yang diperoleh investor.

  • Deposito dikenakan pajak bunga 20%, yang dapat mengurangi keuntungan yang diterima nasabah.

  • SBN lebih menguntungkan dari sisi pajak karena hanya dikenakan 10%, sehingga hasil bersih yang diperoleh lebih besar dibandingkan deposito dengan imbal hasil yang sama.

Mana yang Sebaiknya Dipilih?

Setelah memahami karakteristik masing-masing instrumen investasi, pilihan terbaik tergantung pada kebutuhan dan tujuan keuangan Anda. Berikut beberapa pertimbangan:

Halaman Selanjutnya
img_title