Chipset Terbaik 2025: Snapdragon atau MediaTek?
- gizmo china
gadget.viva.co.id/tag/chipset">Chipset kini menjadi jantung utama sebuah smartphone. Jika dulu perannya hanya sebatas menjalankan sistem, sekarang prosesor menentukan hampir seluruh pengalaman pengguna. Mulai dari kecepatan membuka aplikasi, performa gaming, kualitas kamera, hingga efisiensi baterai dan fitur kecerdasan buatan, semuanya bergantung pada chipset. Oleh karena itu, memilih prosesor yang tepat menjadi keputusan penting sebelum membeli ponsel baru.
Selama bertahun-tahun, Snapdragon dari Qualcomm dikenal sebagai standar emas chipset Android. Namun, seiring waktu, MediaTek bangkit dan menghadirkan inovasi yang membuat persaingan semakin ketat. Bahkan, di beberapa segmen, MediaTek kini mampu menyaingi atau melampaui Snapdragon. Lantas, chipset mana yang sebenarnya lebih layak dipilih?
Melihat Latar Belakang Snapdragon dan MediaTek
Snapdragon sudah lama mendominasi pasar smartphone, khususnya di kelas menengah ke atas dan flagship. Banyak merek besar seperti Samsung, Xiaomi, hingga OnePlus mempercayakan performa perangkat mereka pada Qualcomm. Reputasi Snapdragon dibangun dari stabilitas, performa tinggi, serta dukungan ekosistem yang matang.
Sementara itu, MediaTek dulu sering dianggap sebagai pemain kelas bawah. Namun, anggapan tersebut perlahan berubah sejak hadirnya seri Dimensity. Melalui lini ini, MediaTek menghadirkan chipset dengan arsitektur modern, GPU bertenaga, serta efisiensi daya yang mengesankan. Menariknya, semua itu ditawarkan dengan harga yang lebih kompetitif bagi produsen smartphone.
Akibatnya, saat ini persaingan Snapdragon dan MediaTek tidak lagi terbatas pada kelas entry-level. Keduanya saling beradu di hampir semua segmen harga, dari ponsel terjangkau hingga flagship premium.
Performa dan Gaming: Snapdragon Masih Unggul Tipis
Dalam urusan gaming, Snapdragon masih sering dianggap sebagai pilihan paling aman. Hal ini bukan tanpa alasan. Chip Snapdragon dikenal mampu menjaga frame rate tetap stabil saat bermain gim berat dalam waktu lama. Selain itu, optimasi GPU dan dukungan pengembang gim juga cenderung lebih matang.
Meski demikian, MediaTek tidak tinggal diam. Chip Dimensity terbaru mampu mencetak skor benchmark tinggi dan menawarkan performa grafis yang sangat kompetitif. Bahkan, dalam beberapa pengujian, MediaTek bisa mengungguli Snapdragon. Namun, saat digunakan untuk sesi bermain panjang, Snapdragon biasanya lebih konsisten dalam mengelola panas.