Langkah Mengejutkan Samsung: Alih-alih Pakai Sendiri, Galaxy S Bisa Pakai Layar BOE!

Langkah Mengejutkan Samsung: Alih-alih Pakai Sendiri, Galaxy S Bisa Pakai Layar BOE!
Sumber :
  • Gizmochina
  • Kekhawatiran: “Apakah kualitas layar akan turun?”
  • Harapan: “Apakah harga Galaxy S jadi lebih terjangkau?”
Hilang di Tengah Hutan? Galaxy S26 Bakal Bisa Telepon Langsung ke Satelit!

Mari kita bahas keduanya.

Kualitas Layar: BOE Sudah Cukup Baik?

Redmi K90 Ultra Bocor, Baterai 10.000mAh dalam Bodi Tipis Jadi Sorotan

BOE memang belum menyamai Samsung Display dalam hal:

  • Kecerahan puncak (peak brightness)
  • Konsistensi warna di berbagai sudut pandang
  • Umur panel OLED (resistensi terhadap burn-in)
iQoo Z11 Turbo Siap Menggoda, Baterai 7600mAh dan Snapdragon 8 Gen 5 Jadi Andalan

Namun, selisihnya semakin kecil. Panel BOE di iPhone 15 sudah mencapai brightness >2.000 nits dan mendukung LTPO untuk refresh rate adaptif. Jika Samsung menerapkan standar ketat seperti yang dilakukan Apple kualitas BOE untuk Galaxy S bisa tetap premium.

Harga Jual: Bisa Lebih Kompetitif

Jika Samsung berhasil menghemat $30–$50 per unit dari biaya layar, itu bisa diterjemahkan ke:

  • Harga jual yang lebih stabil (tidak naik drastis)
  • Margin lebih besar untuk berinvestasi di fitur lain (misalnya AI atau baterai)

Dengan kata lain, pengguna mungkin tidak perlu membayar lebih mahal demi spesifikasi yang terus meningkat.

Kapan Kita Akan Tahu Pasti?

Saat ini, tidak ada keputusan final. Pertemuan antara Samsung dan BOE masih dalam tahap eksplorasi awal. Namun, jika negosiasi berjalan lancar, Galaxy S26 (rilis Januari 2026) bisa jadi kandidat pertama yang menggunakan panel campuran:

  • Samsung Display untuk model Ultra
  • BOE untuk model standar atau Plus

Atau, Samsung bisa menerapkan strategi regional: BOE untuk pasar Asia, Samsung Display untuk AS dan Eropa mirip dengan pendekatan Apple terhadap pemasok layar.

Kesimpulan: Langkah Strategis, Bukan Sekadar Penghematan

Langkah Samsung untuk mempertimbangkan BOE bukan hanya soal memangkas biaya tapi strategi jangka panjang untuk memperkuat ketahanan rantai pasok, mengurangi risiko monopoli internal, dan menjaga fleksibilitas di tengah persaingan global yang semakin ketat.

Jika terwujud, ini akan menjadi titik balik bersejarah: untuk pertama kalinya, Galaxy S tidak sepenuhnya “buatan Samsung dari ujung ke ujung”. Tapi justru di situlah letak kecerdasan strategisnya mengakui bahwa kolaborasi eksternal bisa memperkuat dominasi internal.

Satu hal yang pasti: era di mana Samsung Display memonopoli layar flagship mungkin segera berakhir. Dan BOE, dengan tekad dan teknologinya, siap mengambil alih panggung dunia.

Halaman Selanjutnya
img_title