Xpeng G7 EREV Siap Meluncur 2026, Sekali Jalan Bisa 1.704 Km

Xpeng G7 EREV
Sumber :
  • Xpeng

Xpeng kembali mencuri perhatian industri otomotif global. Produsen kendaraan listrik asal China ini bersiap meluncurkan Xpeng G7 EREV pada kuartal pertama 2026. Menariknya, SUV elektrifikasi terbaru ini diklaim mampu menempuh jarak hingga 1.704 kilometer dalam sekali perjalanan, sebuah angka yang terbilang mencengangkan untuk kendaraan di kelasnya.

OnePlus Siapkan Smartphone Baru Baterai 9000mAh untuk Pasar Global

Kehadiran Xpeng G7 EREV sekaligus mempertegas ambisi Xpeng dalam memperluas pasar kendaraan listrik dan hybrid, khususnya di tengah persaingan ketat industri otomotif China yang terus berkembang. Tidak hanya mengandalkan desain modern, Xpeng juga membawa inovasi teknologi yang fokus pada efisiensi dan kenyamanan pengguna.

Salah satu daya tarik utama G7 EREV terletak pada kombinasi sistem penggerak listrik dan mesin bensin atau yang dikenal sebagai extended-range electric vehicle. Dalam mode listrik murni, SUV ini diklaim mampu melaju sejauh 430 kilometer berdasarkan standar CLTC. Namun, ketika sistem bensin dan listrik bekerja bersamaan, total jarak tempuhnya melonjak drastis hingga 1.704 kilometer. Dengan demikian, pengguna tak perlu lagi khawatir soal jarak tempuh, terutama untuk perjalanan lintas kota maupun antarprovinsi.

Mobil Listrik GAC 2027 Bisa Jalan 1.000 Km Tanpa Ngecas, Ini Teknologinya!

Selain itu, Xpeng G7 EREV juga dibekali teknologi pengisian daya mutakhir. Mobil ini menggunakan platform listrik 800V yang dipadukan dengan baterai fast charging 5C. Berkat teknologi tersebut, pengisian daya selama sekitar 12 menit sudah cukup untuk menambah jarak tempuh hingga 314 kilometer. Artinya, waktu berhenti untuk mengisi daya bisa ditekan seminimal mungkin, sehingga perjalanan terasa lebih efisien.

Dari sisi performa, Xpeng mengombinasikan mesin bensin 1.5T sebagai range extender dengan motor listrik bertenaga besar. Mesin bensin tersebut menghasilkan tenaga sekitar 110 kW atau setara 148 daya kuda, sementara motor listriknya mampu menyemburkan tenaga hingga 218 kW atau sekitar 292 daya kuda. Kombinasi ini dirancang agar kendaraan tetap responsif, namun tetap hemat energi dalam penggunaan sehari-hari.

Samsung Siapkan Sensor Kamera Global Shutter, Ini Dampaknya untuk Galaxy Flagship Berikutnya

Untuk menyokong sistem tersebut, Xpeng G7 EREV menggunakan baterai lithium iron phosphate atau LFP dengan kapasitas 55,8 kWh. Baterai ini dikenal lebih stabil dan tahan lama. Selain itu, Xpeng juga menyematkan tangki bahan bakar berkapasitas 60 liter, yang menjadi kunci utama tercapainya jarak tempuh ekstrem tersebut.

Meski membawa sistem ganda, bobot kendaraan ini masih tergolong wajar untuk sebuah SUV menengah. Berat kosongnya berada di kisaran 2.245 hingga 2.255 kilogram, tergantung pada varian. Dengan bobot tersebut, Xpeng tetap berusaha menjaga keseimbangan antara kenyamanan, performa, dan efisiensi energi.

Dari segi desain, Xpeng G7 EREV tidak jauh berbeda dengan versi BEV atau listrik murni. Bagian depan tetap mengusung bahasa desain X Face generasi kedua yang futuristik dan minimalis. Sementara itu, dari samping, tampilan modern diperkuat dengan gagang pintu tersembunyi, spion berwarna hitam, serta kaca privasi pada baris belakang yang menambah kesan premium.

Dimensi kendaraan ini sedikit lebih panjang dibandingkan versi BEV. Panjangnya mencapai 4.918 mm, lebar 1.925 mm, dan tinggi 1.655 mm, dengan jarak sumbu roda 2.890 mm. Ukuran tersebut memberikan ruang kabin yang lega, baik untuk penumpang maupun bagasi.

Pada bagian belakang, Xpeng mempertahankan lampu LED berbentuk C yang menyatu dari kiri ke kanan, menciptakan tampilan yang khas dan mudah dikenali. Logo “Xpeng” terpasang di tengah pintu bagasi, sementara lencana “Poser X” di sudut kanan bawah menjadi penanda khusus bahwa model ini merupakan varian EREV.

Sebagai perbandingan, saat ini Xpeng G7 BEV dijual dalam tiga varian dengan harga mulai dari 195.800 hingga 225.800 yuan. Versi listrik murni tersebut menawarkan jarak tempuh 602 km dan 702 km berdasarkan standar CLTC. Kehadiran G7 EREV jelas menjadi opsi menarik bagi konsumen yang menginginkan fleksibilitas lebih tanpa sepenuhnya bergantung pada infrastruktur pengisian daya.

Lebih jauh, G7 EREV juga menandai langkah agresif Xpeng di segmen kendaraan listrik jarak jauh. Model ini menjadi EREV ketiga Xpeng setelah MPV X9 dan sedan P7+. Tak berhenti di situ, Xpeng menargetkan peluncuran tiga model EREV pada kuartal pertama 2026, kemudian menyusul empat model tambahan dengan opsi EREV dan EV hingga akhir tahun yang sama.

Dengan strategi tersebut, Xpeng tampak serius ingin memperkuat posisinya sebagai salah satu pemain utama kendaraan listrik global. Jika klaim jarak tempuh dan performa ini terbukti di dunia nyata, Xpeng G7 EREV berpotensi menjadi game changer di segmen SUV elektrifikasi.