OnePlus Mundur dari Foldable—Samsung dan Google Menang Tanpa Lawan?

OnePlus Mundur dari Foldable—Samsung dan Google Menang Tanpa Lawan?
Sumber :
  • OnePlus
  • Samsung memperkuat dominasi dengan volume, inovasi, dan loyalitas merek.
  • Google menarik pengguna Pixel yang menginginkan integrasi AI dan Android murni.
Tragedi OnePlus Open 2: Pembatalan & Peluang yang Hilang

OnePlus bisa menjadi alternatif ketiga yang menawarkan:

  • Harga lebih kompetitif
  • Desain lebih ergonomis
  • Filosofi “performa tanpa embel-embel”
OnePlus 15R Rilis: Baterai Monster dan Perang Harga HP Terbaru

Tapi dengan mundurnya OnePlus, konsumen kehilangan pilihan. Dan persaingan yang seharusnya mendorong inovasi melemah.

7. Alasan Praktis vs Risiko Strategis Jangka Panjang

Krisis Hukum: CEO OnePlus Liu Zuohu Terancam Hukuman Penjara

Tentu, ada alasan bisnis di balik keputusan ini:

  • Biaya pengembangan foldable sangat tinggi
  • Margin keuntungan tipis
  • Pasar smartphone global sedang lesu

Tapi sejarah teknologi penuh dengan contoh merek yang runtuh karena terlalu fokus pada angka jangka pendek. BlackBerry, HTC, bahkan Nokia semua pernah “bermain aman”, lalu menghilang.

Inovasi butuh keberanian. Dan di era di mana diferensiasi adalah segalanya, mundur dari pertarungan justru adalah risiko terbesar.

8. Yang Hilang Bukan Hanya Satu Ponsel Tapi Masa Depan OnePlus

Pada akhirnya, pembatalan Open 2 bukan soal spesifikasi atau penjualan. Ini soal narasi merek.

OnePlus dulu dikenal sebagai underdog yang berani menantang raksasa. Kini, ia terlihat seperti perusahaan yang takut mengambil risiko padahal, risiko itulah yang membuatnya besar dulu.

Jika OnePlus ingin tetap relevan di dekade berikutnya, ia harus kembali ke akar: berani, cepat, dan berbeda. Dan sayangnya, dengan membatalkan Open 2, ia justru bergerak ke arah sebaliknya.

Penutup: Masih Ada Waktu untuk Berubah?

Meski Open 2 dibatalkan di 2026, belum terlambat sepenuhnya. Komunitas penggemar masih menunggu. Pasar foldable masih berkembang. Dan ruang untuk inovator ketiga masih terbuka.

Semoga OnePlus menyadari bahwa tidak bermain sama saja dengan menyerah. Dan semoga keputusan ini bukan akhir tapi jeda sebelum kebangkitan yang lebih berani.

Karena dunia butuh lebih banyak pilihan. Bukan lebih sedikit.

Dapatkan informasi terbaru seputar Gadget, Anime, Game, Tech dan Berita lainnya setiap hari melalui social media Gadget VIVA. Ikuti kami di :
Instagram@gadgetvivacoid
FacebookGadget VIVA.co.id
X (Twitter)@gadgetvivacoid
Whatsapp ChannelGadget VIVA
Google NewsGadget