Industri Telekomunikasi Indonesia Terancam Gunting Finansial
- Istimewa
Merza juga menyoroti pentingnya menghindari dominasi spektrum oleh salah satu pihak saja. Faktor harga awal (reserve price) dan kenaikan penawaran harus pemerintah kendalikan dengan bijak. Hal ini bertujuan agar investasi operator tetap efisien dalam membangun infrastruktur jaringan di seluruh pelosok negeri.
Masa Depan Keberlanjutan Sektor Digital
Pemerintah memang memiliki target besar terhadap Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) dari sektor telekomunikasi. Pada tahun anggaran 2025 saja, realisasi PNBP Komdigi mencapai Rp29,30 triliun, melampaui target awal sebesar Rp25,25 triliun. Namun, perolehan kas negara yang besar ini jangan sampai mengorbankan daya tumbuh perusahaan seluler.
Keseimbangan antara target penerimaan negara dan kemampuan finansial operator menjadi kunci utama. Jika biaya frekuensi terus melambung tanpa diimbangi perbaikan ARPU, maka daya saing Industri Telekomunikasi Indonesia akan terancam di kancah global. Pengaturan skema lelang yang adil diharapkan mampu menjaga ekosistem digital nasional tetap sehat dan berkelanjutan.