MacBook Murah Chip iPhone Meluncur Maret, Incar Pasar Pelajar
- Istimewa
- Apple tengah memfinalisasi laptop entry-level berkode J700 untuk rilis Maret mendatang.
- Perangkat ini menggunakan chip A18 Pro kelas iPhone guna menekan harga jual.
- Harga estimasi berkisar Rp8,4 juta hingga Rp11,7 juta dengan material bodi logam.
- Tersedia beragam pilihan warna cerah yang menyasar segmen pelajar dan mahasiswa.
Apple kabarnya segera menggebrak pasar laptop global melalui peluncuran MacBook murah yang dijadwalkan hadir paling cepat Maret mendatang. Perangkat dengan kode internal J700 ini dirancang khusus untuk memenuhi kebutuhan pelajar serta pelanggan korporasi. Melalui produk ini, Apple berupaya menjangkau segmen konsumen yang sangat sensitif terhadap harga namun tetap menginginkan ekosistem macOS.
Strategi Chip A18 Pro pada MacBook Murah
Jurnalis teknologi ternama, Mark Gurman, mengungkapkan bahwa laptop ini membawa perubahan fundamental pada unit pemrosesan. Perangkat ini bakal menjadi Mac modern pertama yang mengadopsi prosesor seri-A sekelas iPhone. Langkah ini secara resmi menggantikan dominasi chip seri-M yang selama ini menjadi otak utama lini komputer Apple.
Penggunaan silikon smartphone, yang kemungkinan besar adalah chip A18 Pro, bertujuan utama untuk efisiensi biaya produksi. Strategi tersebut memungkinkan Apple menetapkan harga jual yang jauh lebih kompetitif. "Keputusan menggunakan prosesor seri-A memungkinkan Apple menekan harga hingga jauh di bawah US$1.000," tulis Gurman dalam buletin Power On.
Estimasi pasar menempatkan harga jual MacBook murah ini pada kisaran Rp8,4 juta hingga Rp11,7 juta. Angka tersebut terpaut sangat jauh dari harga ritel MacBook Air M4 13 inci. Saat ini, model MacBook Air terbaru masih dibanderol mulai dari US$999 atau sekitar Rp16,8 juta.
Inovasi Material dan Proses Manufaktur
Meskipun menyasar segmen bujet rendah, Apple tetap mempertahankan standar kualitas premium. Perusahaan dipastikan tidak akan beralih ke material plastik yang terkesan murah. Apple tetap menggunakan sasis logam standar untuk menjaga durabilitas dan kualitas bangunan perangkat agar tetap kokoh.
Guna merealisasikan efisiensi biaya pada material logam, Apple mengembangkan proses penempaan baru. Metode manufaktur ini diklaim jauh lebih cepat dan ekonomis. Teknik ini berbeda dengan metode unibody presisi tinggi yang saat ini diterapkan pada seri MacBook Air dan MacBook Pro.