Main Game Bisa Bikin Otak 4 Tahun Lebih Muda? Ini Faktanya!

Main Game Bisa Bikin Otak 4 Tahun Lebih Muda? Ini Faktanya!
Sumber :
  • Alodokter

Hasil Temuan:

Hero Jungler Paling OP di Honor of Kings: Bisa Dominasi dari Awal Sampai Akhir Game!
  • Gamer berpengalaman menunjukkan efisiensi pemrosesan informasi 20–30% lebih tinggi
  • Konektivitas saraf lebih kuat di area prefrontal cortex dan parietal lobe wilayah yang mengatur perencanaan, fokus, dan kontrol impuls
  • Pola aktivasi otak mereka mirip dengan individu yang 4 tahun lebih muda secara neurologis

Temuan ini diperkuat dalam studi lanjutan 2025 yang dipublikasikan di Nature Communications, yang menyimpulkan bahwa kompleksitas kognitif dalam game strategi setara dengan aktivitas kreatif seperti bermain musik atau melukis keduanya dikenal mampu memperlambat penuaan otak.

3 Rekomendasi Hero Assassin Pilihan, Kebangkitan Para Assassin di Land of Dawn!

Gamer Pemula Juga Bisa Dapat Manfaat Asal Pilih Game yang Tepat

Yang mengejutkan, manfaat ini tidak eksklusif untuk gamer veteran. Dalam eksperimen terpisah, Coronel merekrut non-gamer dan meminta mereka bermain:

Rekomendasi Hero Jungler HONOR of KINGS TERKUAT: Dominasi Setiap Pertandingan dari Awal hingga Akhir!
  • Kelompok A: StarCraft II (strategi real-time)
  • Kelompok B: Hearthstone (kartu berbasis giliran, aturan statis)

Setelah 30 jam bermain dalam beberapa minggu, kelompok StarCraft II menunjukkan peningkatan signifikan dalam fungsi eksekutif dan fleksibilitas kognitif, sementara kelompok Hearthstone tidak menunjukkan perubahan berarti.

“Manfaat sudah muncul bahkan sebelum peserta menjadi ahli. Cukup dengan paparan terstruktur selama beberapa minggu,” jelas Coronel.

Ini membuktikan bahwa jenis game sangat menentukan dampaknya bukan sekadar durasi bermain.

Bukan Semua Game Sama: Genre Menentukan Manfaat Kognitif

Peneliti menekankan bahwa tidak semua video game memberikan manfaat serupa. Berikut perbandingannya:

Genre GameDampak KognitifContoh
Strategi Real-Time (RTS)Tinggi – meningkatkan fungsi eksekutif, multitasking, perencanaanStarCraft II, Age of Empires
Action/FPSSedang-Tinggi – memperkuat perhatian visual & reaksi cepatCall of Duty, Apex Legends
Puzzle/AdventureSedang – melatih logika & memori kerjaPortal, The Witness
Kartu/GiliranRendah – minim stimulasi kognitif dinamisHearthstone, Solitaire
Game Pasif (Clicker, Idle)Sangat Rendah – hampir tidak ada manfaat kognitifCookie Clicker

Intinya: semakin dinamis dan menantang secara kognitif, semakin besar potensi manfaatnya.

Peringatan Para Ahli: Jangan Sampai Overdosis Game!

Meski manfaatnya nyata, para peneliti tegas mengingatkan agar tidak berlebihan. Profesor Seitz menyarankan durasi ideal:

“30 hingga 60 menit per hari sudah cukup untuk mendapatkan manfaat kognitif tanpa risiko.”

Coronel menambahkan bahwa keseimbangan tetap kunci utama:

  • Aktivitas fisik (olahraga)
  • Interaksi sosial langsung
  • Tidur berkualitas
  • Paparan alam
Halaman Selanjutnya
img_title