Main Game Bisa Bikin Otak 4 Tahun Lebih Muda? Ini Faktanya!
- Alodokter
Tanpa elemen-elemen ini, bermain game berlebihan justru bisa menyebabkan:
- Kelelahan mental
- Gangguan tidur
- Isolasi sosial
- Penurunan performa akademik/kerja
“Game adalah alat bukan pengganti gaya hidup sehat,” tegasnya.
Implikasi Masa Depan: Game sebagai Terapi Kognitif?
Temuan ini membuka pintu bagi pemanfaatan video game dalam konteks terapeutik, seperti:
- Program pencegahan demensia pada lansia
- Rehabilitasi kognitif pasca stroke
- Pelatihan keterampilan eksekutif untuk anak ADHD
Beberapa startup kesehatan digital kini sedang mengembangkan game terapeutik bersertifikasi medis, yang dirancang khusus untuk melatih fungsi otak tertentu dengan pengawasan dokter.
Kesimpulan: Main Game Boleh, Asal Cerdas
Jadi, apakah benar main game bisa bikin otak 4 tahun lebih muda?
Ya tapi hanya jika Anda memilih game yang tepat, bermain dalam durasi wajar, dan menjaga keseimbangan hidup.
Alih-alih melarang, mungkin lebih bijak mengarahkan anak atau diri sendiri ke genre yang benar-benar melatih otak. Karena di era digital ini, video game bukan lagi musuh melainkan alat potensial untuk menjaga otak tetap awet muda.
Yang terpenting: jangan sampai kalah oleh game. Jadilah pemain yang menguasai permainan dan otak Anda sendiri.
| Dapatkan informasi terbaru seputar Gadget, Anime, Game, Tech dan Berita lainnya setiap hari melalui social media Gadget VIVA. Ikuti kami di : | |
|---|---|
| @gadgetvivacoid | |
| Gadget VIVA.co.id | |
| X (Twitter) | @gadgetvivacoid |
| Whatsapp Channel | Gadget VIVA |
| Google News | Gadget |