Rahasia Makanan untuk Tingkatkan Daya Ingat dan Kurangi Risiko Alzheimer
- Alodokter
Gadget – Otak adalah pusat kendali tubuh yang bertanggung jawab atas segala aktivitas, mulai dari berpikir, merasakan, hingga mengatur detak jantung. Namun, seiring bertambahnya usia dan tekanan gaya hidup modern, fungsi otak dapat menurun. Untungnya, dengan memperhatikan asupan makanan, kita bisa membantu menjaga kesehatan otak dan mempertajam daya ingat.
Berikut ini adalah 11 rekomendasi makanan terbaik yang telah terbukti secara ilmiah mendukung fungsi kognitif, memperlambat penurunan daya ingat, serta melindungi dari penyakit neurodegeneratif seperti Alzheimer.
1. Ikan Berlemak
Ikan seperti salmon, trout, sarden, dan tuna adalah sumber utama omega-3, yang merupakan komponen penting dalam pembentukan sel saraf otak. Omega-3 tidak hanya meningkatkan daya ingat dan kemampuan belajar, tetapi juga membantu memperlambat penurunan fungsi mental dan mencegah demensia.
Orang yang rutin mengonsumsi ikan cenderung memiliki lebih banyak materi abu-abu, bagian otak yang bertanggung jawab atas emosi dan pengambilan keputusan.
2. Kopi
Siapa sangka bahwa secangkir kopi pagi tidak hanya membuat Anda lebih waspada, tetapi juga bermanfaat bagi otak? Kafein dalam kopi meningkatkan kewaspadaan, memperbaiki suasana hati, dan membantu fokus. Antioksidannya bahkan dapat mengurangi risiko penyakit otak seperti Alzheimer dan Parkinson.
Namun, konsumsilah dengan bijak—terlalu banyak kafein dapat mengganggu tidur dan berdampak negatif pada ingatan.
3. Blueberry
Blueberry adalah salah satu buah paling kaya akan antioksidan, khususnya antosianin. Antioksidan ini melawan stres oksidatif dan peradangan, dua faktor utama dalam penuaan otak. Selain itu, beberapa antioksidan dalam blueberry dapat meningkatkan komunikasi antar sel otak.
Camilan ini bisa dikonsumsi langsung atau dicampurkan ke smoothie dan oatmeal untuk rasa yang lebih nikmat.
4. Kunyit
Kunyit mengandung kurkumin, senyawa aktif yang mampu menembus sawar darah-otak. Kurkumin dikenal dapat meningkatkan daya ingat, memperbaiki suasana hati, dan merangsang pertumbuhan sel otak baru. Suplemen kurkumin sering kali direkomendasikan karena kandungannya dalam kunyit mentah relatif kecil.
5. Brokoli
Brokoli kaya akan antioksidan dan vitamin K, nutrisi penting dalam pembentukan lemak otak bernama sfingolipid. Vitamin K juga dikaitkan dengan peningkatan kognisi dan daya ingat pada orang dewasa lanjut usia. Selain itu, brokoli mengandung sulforaphane, senyawa yang melindungi otak dari peradangan dan kerusakan sel.