Instagram Rings: Cara Meta Angkat Derajat Kreator Lewat “Cincin Penghargaan” Unik
Gadget – Instagram, platform berbagi foto dan video milik Meta, kini memperkenalkan Instagram Rings, sebuah program penghargaan global untuk merayakan kreativitas para kreator. Langkah ini menandai era baru bagi media sosial, di mana karya kreator diakui bukan dengan uang, tetapi dengan simbol kehormatan berbentuk cincin.
Jika dunia film punya Oscar, musik memiliki Grammy, dan televisi dengan Emmy, kini Instagram menghadirkan versi digitalnya sendiri—ajang penghargaan untuk konten media sosial berdurasi pendek.
Program ini tidak akan menampilkan upacara besar atau pembawa acara komedi seperti acara penghargaan tradisional. Sebagai gantinya, 25 kreator terpilih dari seluruh dunia akan menerima cincin eksklusif yang dirancang oleh desainer Inggris Grace Wales Bonner.
Selain itu, mereka juga akan mendapat cincin emas digital di profil Instagram masing-masing dan tombol “Suka” khusus yang bisa dikustomisasi.
Cincin, Bukan Uang: Simbol Penghormatan untuk Kreativitas
Instagram Rings
Menariknya, para pemenang tidak akan menerima hadiah uang. Penghargaan ini murni simbolis, sebuah bentuk apresiasi terhadap ide dan ekspresi kreatif yang mengubah cara orang berinteraksi di dunia maya.
Mereka juga dapat menyesuaikan tampilan profil dengan warna latar belakang gradasi unik, menandai status mereka sebagai kreator berpengaruh di platform tersebut.
Eva Chen, pimpinan Kemitraan Mode di Instagram, menyebut bahwa inisiatif ini adalah sesuatu yang “belum pernah dilakukan sebelumnya”. Ia menilai saatnya Instagram memiliki ajang yang menghargai para katalisator budaya—orang-orang yang memicu percakapan, inspirasi, dan tren global.
“Mereka ini orang-orang yang berani mengekspresikan diri, menciptakan tren, dan memengaruhi cara dunia berkomunikasi,” ujar Eva Chen.
Panel Juri Bertabur Nama Besar Dunia Kreatif
Untuk menentukan 25 penerima cincin tersebut, Instagram membentuk panel juri kelas dunia. Di antaranya terdapat CEO Instagram Adam Mosseri, sutradara ternama Spike Lee, desainer Marc Jacobs, YouTuber Marques Brownlee, aktris Yara Shahidi, makeup artist Pat McGrath, serta seniman visual KAWS.
Proses seleksi dilakukan secara ketat—dimulai dari miliaran pengguna, kemudian disaring menjadi jutaan, ribuan, hingga akhirnya hanya 25 nama yang dianggap paling berpengaruh dalam membentuk budaya digital di Instagram.