Google Teken Kerjasama AI Pentagon, Ratusan Karyawan Protes Keras
- Douglas Rissing/Getty Images
Ketegangan ini membangkitkan kembali memori protes besar-besaran terhadap Project Maven pada tahun 2018 silam. Saat itu, ribuan pekerja berhasil memaksa Google untuk menghentikan analisis video drone menggunakan AI untuk militer. Namun, sikap perusahaan terhadap sektor pertahanan tampaknya telah bergeser secara signifikan dalam beberapa tahun terakhir.
Tahun lalu, Google menghapus poin-poin tertentu dalam prinsip AI mereka yang melarang teknologi penyebab bahaya. CEO Google DeepMind, Demis Hassabis, kini menekankan bahwa negara demokrasi harus memimpin pengembangan AI. Ia berpendapat bahwa kolaborasi antara sektor teknologi dan pemerintah sangat krusial untuk melindungi masyarakat dunia.
Kini, kerjasama AI Google Pentagon menjadi bukti nyata perubahan prioritas raksasa teknologi tersebut. Meski karyawan merasa malu dan kecewa, manajemen tetap memandang integrasi AI dengan pertahanan nasional sebagai langkah yang diperlukan di era kompetisi global saat ini.