Cuma Butuh Telur, 7 Menu Ini Bisa Jadi Sarapan Favorit Anak!

Kreasi Sarapan dari Telur yang Sehat
Sumber :
  • lifeworks

Sarapan adalah waktu makan yang paling penting dalam sehari, terutama untuk anak-anak. Dengan sarapan, mereka mendapatkan energi yang cukup untuk belajar, bermain, dan beraktivitas hingga siang hari. Namun, sering kali orang tua kebingungan memilih menu yang sehat sekaligus menarik agar anak mau makan dengan lahap. Salah satu bahan makanan yang bisa diandalkan adalah telur. Selain mudah diolah, telur juga kaya protein, vitamin, dan mineral yang dibutuhkan tubuh anak.

Liburan Sekolah Ala Korea di Sakura School Simulator, Seru dan Kreatif!

Nah, berikut ini tujuh ide kreasi sarapan dari telur yang tidak hanya sehat dan bergizi, tetapi juga praktis serta bisa memancing selera makan anak.

Pertama, telur orak-arik dengan sayur.
Olahan sederhana ini bisa menjadi pilihan cepat di pagi hari. Telur yang diorak-arik terasa lebih nikmat jika ditambahkan sayuran seperti wortel parut, bayam cincang, atau jagung manis. Warna-warni dari sayuran membuat tampilannya lebih menarik di mata anak. Sebagai pendamping, orang tua bisa menyajikannya dengan roti panggang atau nasi hangat. Perpaduan ini menjadikan sarapan tidak hanya lezat, tetapi juga menyehatkan.

Tak Perlu Keluar Kota, Ini 3 Tempat Belanja Mainan Anak Paling Seru di Jakarta

Kedua, telur dadar gulung atau omelet roll.
Jika biasanya telur dadar disajikan begitu saja, kali ini coba kreasikan dengan cara digulung. Caranya mudah, cukup buat dadar tipis, taburi dengan keju parut atau sosis ayam, lalu gulung perlahan. Setelah matang, potong kecil-kecil agar mudah disantap anak. Bentuk gulungan yang unik membuat menu ini terlihat lebih spesial. Tak heran, anak-anak biasanya lebih bersemangat makan ketika melihat penyajian makanan yang berbeda dari biasanya.

Ketiga, telur ceplok mini atau egg muffin.
Menu ini cocok untuk anak yang senang camilan berbentuk mungil. Kocok telur dengan sedikit susu, tambahkan sayuran cincang seperti paprika atau brokoli, lalu tuangkan ke dalam cetakan muffin. Panggang sebentar hingga matang. Hasilnya, telur akan berbentuk cantik menyerupai muffin. Sajian ini bukan hanya pas untuk sarapan, tetapi juga praktis dibawa sebagai bekal ke sekolah.

15 Wisata Anak dan Keluarga di Bogor yang Wajib Dikunjungi Saat Liburan 2025

Keempat, sandwich telur yang segar.
Bagi anak yang suka roti, sandwich telur bisa menjadi alternatif sehat. Caranya cukup mudah: hancurkan telur rebus, campur dengan sedikit mayones, lalu oleskan di antara roti gandum. Untuk menambah kesegaran, tambahkan irisan selada atau tomat. Menu ini mengenyangkan, praktis dibuat, dan tetap bergizi. Bahkan, sandwich ini bisa disiapkan dalam hitungan menit, sehingga sangat membantu orang tua yang sibuk di pagi hari.

Kelima, pancake telur yang manis gurih.
Anak-anak biasanya suka makanan berbentuk pancake. Nah, telur bisa diolah menjadi pancake yang sehat. Campurkan telur dengan sedikit tepung, susu, dan keju parut, lalu goreng tipis-tipis seperti membuat pancake. Sajikan dengan madu, selai buah, atau potongan stroberi agar rasanya semakin nikmat. Menu ini bisa menjadi pilihan menarik ketika anak bosan dengan sarapan nasi atau roti.

Keenam, nasi goreng telur sederhana.
Untuk anak yang terbiasa sarapan nasi, nasi goreng bisa jadi pilihan tepat. Gunakan nasi sisa semalam agar teksturnya lebih pas, lalu tumis bersama telur orak-arik. Jika ingin lebih bergizi, tambahkan potongan ayam, bakso, atau sayuran seperti buncis dan wortel. Meski sederhana, nasi goreng telur tetap lezat dan mampu membuat anak kenyang hingga siang.

Ketujuh, telur rebus kreatif.
Telur rebus memang klasik, tetapi bisa disulap menjadi sajian yang lebih menarik. Caranya, setelah direbus, masukkan telur ke dalam cetakan karakter lucu yang banyak dijual di pasaran. Bentuk-bentuk unik seperti kelinci, beruang, atau mobil akan membuat anak lebih tertarik untuk memakannya. Dengan tampilan yang berbeda, telur rebus sederhana pun bisa menjadi menu favorit.

Selain ketujuh menu tersebut, orang tua juga bisa berkreasi sesuai dengan selera anak. Misalnya, mencampurkan telur dengan mi, membuat roti lapis isi telur dadar, atau mencetak telur dengan bentuk hati menggunakan cetakan. Kreativitas dalam penyajian sering kali lebih menentukan ketertarikan anak dibanding sekadar rasa.

Yang tak kalah penting, setiap sajian sebaiknya tetap memperhatikan keseimbangan gizi. Misalnya, jika telur sudah menjadi sumber protein utama, maka tambahkan sayur atau buah sebagai pelengkap agar anak mendapat asupan serat. Sementara itu, roti atau nasi bisa menjadi sumber karbohidrat yang memberi energi. Dengan kombinasi ini, sarapan anak akan lebih lengkap.

Telur memang bahan yang serbaguna. Harganya relatif terjangkau, mudah didapat, dan bisa diolah dalam berbagai cara. Tak heran, banyak keluarga menjadikannya andalan untuk sarapan sehari-hari. Bahkan, meskipun disajikan berulang kali, telur tidak akan membosankan jika diolah dengan variasi yang kreatif.

Pada akhirnya, kunci dari sarapan anak bukan hanya soal rasa, tetapi juga tampilan dan suasana. Anak cenderung lebih tertarik dengan makanan berwarna, berbentuk lucu, atau disajikan dengan cara yang berbeda dari biasanya. Oleh karena itu, peran orang tua dalam berkreasi sangat penting. Dengan sedikit usaha, sarapan yang sederhana bisa berubah menjadi pengalaman menyenangkan yang ditunggu-tunggu anak setiap pagi.

Dengan tujuh ide kreasi sarapan dari telur ini, orang tua tidak perlu bingung lagi menentukan menu pagi. Selain praktis, semua resep di atas tetap menyehatkan dan bisa dibuat dalam waktu singkat. Jadi, mulai besok pagi, coba hadirkan variasi baru agar anak semakin semangat memulai harinya dengan sarapan bergizi.