Bahaya Tidur di Mobil dengan AC Menyala: Bisa Keracunan hingga Meninggal!
- hondaoutsidejava
Cara Mencegah Keracunan Saat Istirahat di Mobil
Untuk menghindari tragedi, ikuti langkah-langkah berikut:
1. Jangan Tidur dengan Mesin Menyala Lebih dari 10 Menit
Jika harus beristirahat lama, matikan mesin. Gunakan power bank untuk menyalakan kipas kecil jika perlu.
2. Pastikan Mode AC dalam “Recirculation” (Sirkulasi Dalam)
Ini mencegah udara luar termasuk gas buang masuk ke kabin. Cek tombol di dasbor yang bergambar mobil dengan panah melingkar.
3. Periksa Seal dan Karet Mobil Secara Berkala
Servis rutin tidak hanya untuk mesin, tapi juga untuk integritas bodi dan seal ruang mesin.
4. Hindari Parkir di Area Tertutup dengan Mesin Hidup
Jangan pernah menyalakan AC di garasi tertutup, bahkan hanya 2–3 menit.
5. Pasang Detektor Karbon Monoksida Portabel
Beberapa perangkat kecil kini tersedia untuk mobil, mirip dengan smoke detector bisa menyelamatkan nyawa.
Kesimpulan: Bukan AC-nya yang Berbahaya, Tapi Cara Menggunakannya
AC mobil bukan pembunuh diam-diam penggunaan yang salah dalam kondisi kendaraan tidak layak yang memicu bencana. Karbon monoksida dari gas buang, bukan freon, adalah dalang sebenarnya.
Dengan kesadaran, perawatan rutin, dan sedikit kehati-hatian, Anda tetap bisa beristirahat di mobil tanpa mengorbankan keselamatan.
Ingat: tidur di mobil boleh tapi jangan biarkan mesin menyala terlalu lama, apalagi di tempat tertutup. Nyawa Anda terlalu berharga untuk dikorbankan demi kenyamanan sesaat.
| Dapatkan informasi terbaru seputar Gadget, Anime, Game, Tech dan Berita lainnya setiap hari melalui social media Gadget VIVA. Ikuti kami di : | |
|---|---|
| @gadgetvivacoid | |
| Gadget VIVA.co.id | |
| X (Twitter) | @gadgetvivacoid |
| Whatsapp Channel | Gadget VIVA |
| Google News | Gadget |