Link Video Viral: Taksi Listrik Lawan Kereta Api di Perlintasan Kampung Bandan

Viral Taksi Listrik Tertabrak Kereta
Sumber :
  • x

Sebuah video kecelakaan lalu lintas kembali menghebohkan jagat media sosial. Kali ini, rekaman memperlihatkan detik-detik taksi listrik Green SM dihantam rangkaian kereta api di perlintasan sebidang kawasan Jakarta Pusat. Insiden tersebut sontak menyita perhatian publik karena memperlihatkan aksi nekat pengemudi yang tetap melintas meski palang pintu sudah tertutup.

China Kuasai Pasar! 5 Mobil Listrik Paling Laku di Indonesia 2025, BYD dan Wuling Saingi Ketat

Peristiwa ini diketahui terjadi di perlintasan kereta api Jalan Industri, tepatnya di lintas Stasiun Kampung Bandan–Kemayoran. Rekaman yang beredar luas memperlihatkan suasana mencekam ketika sebuah lokomotif langsir melaju dari arah Kemayoran menuju Kampung Bandan. Sementara itu, sang sopir taksi listrik justru memilih terus maju alih-alih berhenti atau mundur untuk menghindari tabrakan.

Dalam video tersebut, terlihat jelas palang pintu sudah menutup akses jalan sebagai tanda kereta akan melintas. Namun demikian, pengemudi taksi tetap memaksakan diri melewati perlintasan. Beberapa detik kemudian, bagian depan mobil langsung dihantam kereta api hingga kendaraan tersebut terseret keluar jalur rel. Sejumlah pengendara sepeda motor yang berada di sekitar lokasi tampak terkejut dan spontan menjauh demi menghindari risiko lanjutan.

Tips Praktis Jaga Motor Listrik Tetap Aman dari Banjir

Beruntung, insiden ini tidak menimbulkan korban jiwa. Sopir taksi listrik dilaporkan selamat dan hanya mengalami luka ringan. Meski begitu, kondisi kendaraan mengalami kerusakan cukup parah, terutama di bagian depan yang ringsek akibat benturan keras dengan lokomotif.

Kejadian ini semakin ramai diperbincangkan setelah diunggah oleh akun Instagram Fakta.Indo. Dalam keterangannya, akun tersebut menyebutkan bahwa kecelakaan terjadi pada Rabu, 31 Desember 2025. Unggahan itu pun langsung menuai beragam reaksi dari warganet, mulai dari komentar serius hingga candaan yang menyindir aksi sang pengemudi.

Sewa Baterai atau Swap? Pilihan Motor Listrik 2025 yang Bikin Kantong dan Waktu Hemat

“Pengemudi taksi tetap melintas meski palang pintu sudah tertutup. Akibat benturan keras, bagian depan kendaraan ringsek,” tulis akun tersebut dalam unggahannya yang dikutip pada Jumat, 2 Januari 2026.

Sementara itu, berdasarkan laporan awal dari Pusat Pengendali Operasi Perjalanan Kereta Api (Pusdalopka) Daop 1 Jakarta, palang pintu perlintasan dipastikan berfungsi normal sebelum kejadian berlangsung. Artinya, sistem pengamanan telah bekerja sebagaimana mestinya dan kecelakaan diduga kuat disebabkan oleh kelalaian pengemudi.

Tak heran, kolom komentar pun dibanjiri respons beragam. Sebagian netizen menyoroti faktor keselamatan dan kedisiplinan berlalu lintas. Namun, tak sedikit pula yang menanggapi dengan nada satire. “Perusahaan mobil auto jadiin kang sopir stuntman,” tulis salah satu pengguna Instagram. Ada pula yang menyinggung ketahanan kendaraan listrik tersebut dengan nada bercanda, seolah menguji kualitas mobil di kondisi ekstrem.

Di sisi lain, beberapa komentar justru mengkritik keputusan sopir yang dinilai sangat berbahaya. Banyak warganet menyayangkan masih adanya pengendara yang mengabaikan rambu dan palang pintu, padahal risiko kecelakaan di perlintasan kereta api tergolong fatal.

Insiden ini menambah daftar panjang kecelakaan di perlintasan sebidang yang kerap terjadi akibat faktor manusia. Padahal, palang pintu dan sinyal peringatan dipasang bukan tanpa alasan. Kereta api memiliki jarak pengereman yang sangat panjang dan hampir mustahil untuk berhenti mendadak ketika sudah melaju.

Lebih jauh, peristiwa ini juga menjadi refleksi penting di tengah meningkatnya penggunaan kendaraan listrik di perkotaan. Meski teknologi mobil semakin canggih, faktor keselamatan tetap sangat bergantung pada perilaku pengemudi. Teknologi tidak akan mampu sepenuhnya mencegah kecelakaan jika pengendara mengabaikan aturan dasar lalu lintas.

Oleh karena itu, kejadian viral ini diharapkan menjadi pengingat keras bagi seluruh pengguna jalan. Mematuhi rambu, marka, dan palang pintu bukan hanya soal aturan, tetapi menyangkut keselamatan diri sendiri dan orang lain. Sekali lengah, konsekuensinya bisa berakibat fatal.

Pihak berwenang pun diharapkan terus meningkatkan edukasi serta pengawasan di perlintasan kereta api, terutama di kawasan padat lalu lintas. Dengan demikian, kejadian serupa dapat diminimalisir di masa mendatang dan keselamatan bersama tetap terjaga.