Niat Memenjarakan Pandji, Pelapor Kini Dihantui Ancaman Pidana Pembajakan 10 Tahun

Niat Memenjarakan Pandji, Pelapor Kini Dihantui Ancaman Pidana Pembajakan 10 Tahun
Sumber :
  • VOI.ID

Di sisi lain, polemik ini membuka kemungkinan risiko hukum baru. Jika rekaman konten Netflix dilakukan tanpa izin, pihak pemilik hak cipta memiliki dasar hukum untuk mengambil langkah hukum.

Lirik & Makna Lagu 'Mens Rea' Pandji Pragiwaksono: Kritik Tajam untuk Politik Indonesia

Pembajakan konten digital diatur secara tegas dalam Undang-Undang Hak Cipta. Ancaman pidana dan denda yang diatur tidak kecil, terutama jika pelanggaran dianggap memiliki unsur tertentu.

Selain itu, aturan perfilman juga mengatur sanksi terhadap penyalinan dan peredaran film tanpa izin. Dengan demikian, barang bukti yang dimaksudkan untuk memperkuat laporan justru bisa memunculkan perkara lain.

Langganan Netflix Mulai Rp54 Ribu, Tonton Mens Rea Pandji Pragiwaksono

Situasi ini membuat posisi pelapor menjadi sorotan. Publik mulai melihat bahwa risiko hukum tidak hanya berada di satu sisi.

Bagaimana Laporan terhadap Pandji Bermula

Redmi Turbo 5 Max: Baterai 9000mAh Tantang Daya Tahan Honor

Laporan terhadap Pandji Pragiwaksono bermula setelah Mens Rea tayang di Netflix pada 1 Januari 2026. Materi tersebut kemudian dilaporkan oleh pihak yang mengatasnamakan kelompok tertentu dengan dugaan pencemaran nama baik dan pelanggaran terhadap agama dan kepercayaan.

Laporan itu tercatat secara resmi di Polda Metro Jaya. Namun, tidak lama setelahnya, muncul bantahan dari pengurus organisasi induk yang menyatakan bahwa pelaporan tersebut bukan sikap resmi.

Bantahan ini menambah lapisan kompleksitas pada perkara yang sejak awal sudah sensitif. Identitas pelapor, legitimasi laporan, hingga dasar hukumnya kini sama-sama dipertanyakan.

Kasus yang Menguji Lebih dari Sekadar Materi Komedi

Kasus Pandji kini tidak lagi berdiri sebagai perdebatan soal humor dan batasannya. Ia berkembang menjadi cermin tentang bagaimana hukum berhadapan dengan konten digital, hak cipta, dan proses pembuktian.

Flashdisk kecil itu menjadi simbol persoalan yang lebih besar. Bahwa dalam proses hukum, substansi dan prosedur tidak bisa dipisahkan.

Di tengah sorotan publik yang terus menguat, satu hal menjadi semakin jelas. Dalam perkara hukum modern, cara memperoleh bukti bisa sama menentukan dengan isi bukti itu sendiri. Jika fondasinya rapuh, seluruh bangunan perkara bisa ikut goyah.

Dapatkan informasi terbaru seputar Gadget, Anime, Game, Tech dan Berita lainnya setiap hari melalui social media Gadget VIVA. Ikuti kami di :
Instagram@gadgetvivacoid
FacebookGadget VIVA.co.id
X (Twitter)@gadgetvivacoid
Whatsapp ChannelGadget VIVA
Google NewsGadget