Bocoran Heboh: Galaxy S26 Adopsi Google Scam Detection AI
- GSMArena
Pengguna memang dapat menginstal aplikasi Google dari Play Store. Namun, aplikasi pihak ketiga sulit mendapatkan izin sistem yang diperlukan untuk menjalankan AI on-device secara mendalam. Izin tersebut wajib ada agar fitur keamanan seperti ini berfungsi optimal.
Kemungkinan Pergeseran Strategi Samsung
Titik kontroversial inilah yang menarik perhatian para spesialis teknologi. Samsung menghadapi dua skenario utama. Pertama, mereka mungkin memberikan izin sistem khusus yang belum pernah ada untuk aplikasi Google di perangkat S26. Kedua, dan ini skenario yang lebih revolusioner, Samsung mungkin memutuskan untuk mengganti aplikasi dialer bawaan mereka sepenuhnya.
Jika opsi kedua terjadi, Samsung akan mengadopsi aplikasi "Phone by Google" secara default. Perubahan fundamental ini kemungkinan besar akan terjadi bersamaan dengan peluncuran One UI 8.5, yang debutnya direncanakan bersama keluarga Galaxy S26.
Potensi Dampak pada One UI 8.5 dan Pasar Global
Adopsi Google Scam Detection pada Galaxy S26 menunjukkan percepatan kemitraan AI antara Samsung dan Google. Keputusan ini secara drastis akan meningkatkan nilai jual seri S26 dari sisi keamanan dan kepercayaan pengguna.
Pergeseran dialer (jika itu yang terjadi) akan menandai perubahan signifikan dalam strategi software Samsung. Pengguna One UI 8.5 akan mendapatkan perlindungan proaktif terhadap panggilan penipuan yang cerdas. Langkah ini memperkuat komitmen kedua raksasa teknologi untuk memerangi ancaman keamanan digital menggunakan kekuatan AI. Pasar global menantikan konfirmasi resmi atas fitur revolusioner ini bulan depan.