Apple Pecahkan Rekor: Pendapatan US$143,8 Miliar Ditopang iPhone

Apple Pecahkan Rekor: Pendapatan US$143,8 Miliar Ditopang iPhone
Sumber :
  • Istimewa

Kategori Wearables, Home, and Accessories mencatatkan US$11,493 miliar, sedikit menurun dari kuartal tahun fiskal sebelumnya.

Caviar Hidupkan Kembali Warna Hitam di iPhone 17 Pro Max Mewah

Dari sisi wilayah, Apple mencatat lonjakan pendapatan di pasar-pasar internasional utama. Penjualan di Amerika mencapai US$58,529 miliar. Peningkatan paling mencolok terjadi di wilayah Greater China, di mana penjualan meroket dari US$18,513 miliar menjadi US$25,526 miliar. Eropa, Jepang, dan wilayah Asia Pasifik lainnya juga mencatat pertumbuhan yang solid.

Dampak Jangka Panjang dan Kepercayaan Pemegang Saham

iPhone 18 Pro Max Pakai Layar Terbaik Samsung, Galaxy S26 Ketinggalan?

Capaian Kinerja Keuangan Apple Q1 2026 ini memiliki implikasi positif terhadap likuiditas dan kepercayaan investor. Laba bersih perusahaan melonjak dari US$36,330 miliar menjadi US$42,097 miliar. Peningkatan laba operasi juga sangat besar, mencapai US$50,852 miliar.

Untuk membagikan keuntungan kepada para investor, Apple mengumumkan pembagian dividen tunai. Dividen sebesar US$0,26 per saham (sekitar Rp4.362) akan dibayarkan pada 12 Februari 2026. Pembayaran ini ditujukan bagi pemegang saham yang tercatat hingga penutupan perdagangan pada 9 Februari 2026. Dengan fundamental yang kokoh dan komitmen pengembalian modal kepada pemegang saham, Apple memperkuat posisinya sebagai pemimpin pasar teknologi yang stabil dan sangat menguntungkan.

Investasi AI Microsoft Rp633 T: Wall Street Khawatirkan Nasib ROI