Snapdragon 7 Gen 4 vs 7 Gen 3: Performa Melompat Drastis!
- Istimewa
- Snapdragon 7 Gen 4 mencatat skor AnTuTu melampaui 1 juta poin, meningkat 23% dibandingkan generasi sebelumnya.
- Arsitektur CPU baru (1+4+3) meningkatkan efisiensi daya dan performa multi-core secara signifikan.
- Dukungan teknologi mutakhir mencakup Wi-Fi 7, Bluetooth 6.0, dan standar penyimpanan UFS 4.0 yang lebih cepat.
Qualcomm resmi memperkenalkan Snapdragon 7 Gen 4 sebagai suksesor chipset kelas menengah populer mereka. Kehadiran chipset ini membawa ekspektasi tinggi bagi pengguna yang menginginkan performa premium pada perangkat yang lebih terjangkau. Melalui perbandingan Snapdragon 7 Gen 4 vs 7 Gen 3, kita melihat lompatan teknologi yang cukup masif dari sisi hardware maupun efisiensi.
Banyak pihak bertanya apakah pembaruan ini hanya sekadar pergantian nama atau benar-benar menawarkan peningkatan nyata. Berdasarkan data benchmark terbaru, Snapdragon 7 Gen 4 menunjukkan dominasi yang kuat dalam menangani beban kerja berat. Mari kita bedah perbedaan mendalam di antara kedua chipset andalan Qualcomm ini.
Benchmark Snapdragon 7 Gen 4 vs 7 Gen 3: Tembus 1 Juta Poin
Hasil uji performa menunjukkan perbedaan yang sangat mencolok antara kedua chipset ini. Snapdragon 7 Gen 4 yang tertanam pada perangkat seperti Vivo T4 Pro berhasil mencetak skor AnTuTu v10 mencapai 1.010.864 poin. Angka ini jauh melampaui Snapdragon 7 Gen 3 yang hanya meraih kisaran 819.655 poin.
Sektor grafis juga mengalami peningkatan yang menggembirakan bagi para gamer mobile. GPU Adreno 722 pada model terbaru memberikan skor 26% lebih tinggi daripada Adreno 720. Alhasil, pengguna bisa menikmati frame rate yang lebih stabil saat menjalankan game kompetitif maupun aplikasi pengeditan video yang berat.
Analisis Geekbench: Keunggulan Multi-Core Nyata
Pengujian pada platform Geekbench v6 semakin mempertegas keunggulan chipset terbaru ini. Dalam skenario Single-Core, Snapdragon 7 Gen 4 meraih 1.252 poin, atau sekitar 8% lebih unggul. Namun, perbedaan sesungguhnya terlihat pada pengujian Multi-Core.
Chipset terbaru ini unggul 20% lebih tinggi dengan skor 3.620 dibandingkan 3.018 milik generasi sebelumnya. Kemampuan ini berasal dari konfigurasi CPU baru yang mengoptimalkan distribusi tugas antar core. Hal ini memastikan multitasking berjalan lebih mulus tanpa hambatan (lag).
Peningkatan Arsitektur dan Efisiensi Daya
Qualcomm mengubah konfigurasi core menjadi (1+4+3) pada Snapdragon 7 Gen 4. Langkah ini menggantikan satu core efisiensi dengan satu core performa tambahan. Chipset ini menggunakan core Cortex-A720 yang jauh lebih modern dibandingkan Cortex-A715 pada Snapdragon 7 Gen 3.
Selain kecepatan jam (clock speed) yang lebih tinggi, penggunaan node proses 4nm TSMC yang dioptimalkan memastikan daya tahan baterai tetap terjaga. Qualcomm mengklaim adanya peningkatan efisiensi daya sekaligus performa CPU keseluruhan sebesar 27%. Inovasi ini membuat ponsel kelas menengah semakin mendekati performa seri flagship.
Fitur Konektivitas dan Memori Generasi Terbaru
Perbedaan Snapdragon 7 Gen 4 vs 7 Gen 3 juga merambah ke sektor konektivitas dan manajemen memori. Model terbaru kini mendukung Wi-Fi 7 dengan kecepatan puncak hingga 5.8Gbps. Angka ini hampir dua kali lipat lebih cepat daripada Wi-Fi 6E pada Snapdragon 7 Gen 3 yang terbatas di 2.9Gbps.
Sektor penyimpanan juga mendapatkan upgrade ke standar UFS 4.0 yang menawarkan kecepatan baca/tulis data jauh lebih kilat. Selain itu, dukungan memori LPDDR5x hingga 4.2GHz memastikan manajemen aplikasi di latar belakang menjadi lebih responsif. Fitur kamera juga semakin canggih berkat Triple AI-ISP yang mendukung perekaman video hingga 4K/60fps dengan detail lebih tajam.
Dampak Besar pada Pasar Ponsel Menengah
Kehadiran chipset ini dipastikan akan mengubah standar performa ponsel kelas menengah di tahun 2025. Konsumen kini tidak lagi harus membeli ponsel flagship mahal untuk mendapatkan fitur masa depan seperti Wi-Fi 7 atau penyimpanan UFS 4.0. Snapdragon 7 Gen 4 berhasil menjembatani celah performa antara seri 7 dan seri 8 dengan sangat baik.
Secara keseluruhan, peningkatan 23% pada skor AnTuTu dan dukungan teknologi terbaru menjadikan chipset ini sebagai pilihan utama. Pengguna yang saat ini memakai perangkat bertenaga Snapdragon 7 Gen 3 akan merasakan perbedaan yang signifikan jika memutuskan untuk melakukan upgrade. Performa gaming yang lebih baik dan konektivitas super cepat menjadi nilai jual utama yang sulit untuk diabaikan.