AS Ancam Serang Iran Jilid 2, Adu Kekuatan Militer AS vs Iran

AS Ancam Serang Iran Jilid 2
Sumber :
  • lifeworks

Ketegangan antara Amerika Serikat dan Iran kembali memanas. Setelah serangan militer yang terjadi pada Juni lalu dan menargetkan tiga fasilitas nuklir Iran, Washington kini melontarkan ancaman serangan lanjutan. Kali ini, dalih yang digunakan adalah untuk melindungi demonstran Iran yang disebut mengalami tindakan represif dari aparat keamanan negara tersebut.

Fakta Delta Force, Unit Elite AS yang Mengguncang Venezuela

Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, secara terbuka mengakui bahwa opsi serangan militer kembali masuk dalam pertimbangan serius pemerintahannya. Ia menegaskan bahwa Pentagon terus memantau perkembangan situasi di Iran secara intensif. Menurut Trump, berbagai skenario sudah disiapkan, termasuk opsi dengan kekuatan besar yang bisa segera dijalankan jika diperlukan.

Di sisi lain, Trump juga mengungkapkan bahwa para pemimpin Iran telah mencoba membuka jalur komunikasi. Mereka disebut menghubungi Washington untuk membahas kemungkinan perundingan setelah ancaman militer kembali mencuat. Meski demikian, Trump memberi sinyal bahwa tindakan militer bisa saja dilakukan sebelum proses diplomasi benar-benar berjalan.

AS Serang Venezuela, Kemlu RI Pastikan WNI dalam Kondisi Aman

Hubungan Amerika Serikat dan Iran memang telah lama berada di titik terendah. Kedua negara kerap terlibat ketegangan geopolitik, baik secara langsung maupun melalui perang pengaruh di kawasan Timur Tengah. Dalam konteks ini, muncul pertanyaan besar mengenai seberapa kuat militer Iran jika harus berhadapan langsung dengan kekuatan militer Amerika Serikat yang dikenal sebagai yang terkuat di dunia.

Berdasarkan data Global Firepower dan Armed Forces, perbedaan kekuatan militer kedua negara terlihat cukup mencolok. Dari sisi peringkat global, Amerika Serikat menempati posisi pertama dari 145 negara dengan indeks kekuatan yang sangat rendah, menandakan superioritas militernya. Sementara itu, Iran berada di peringkat ke-16, sebuah posisi yang sebenarnya cukup tinggi di kawasan, tetapi masih terpaut jauh dari AS.

Perang di Ambang Pintu? Netanyahu Ancam Iran dengan Balasan Mematikan

Jika dilihat dari populasi dan sumber daya manusia militer, Amerika Serikat memiliki keunggulan signifikan. Dengan populasi lebih dari 341 juta jiwa, AS memiliki jumlah tenaga kerja dan personel yang memenuhi syarat militer jauh lebih besar dibandingkan Iran yang berpenduduk sekitar 88 juta jiwa. Jumlah pasukan aktif AS melampaui 1,3 juta personel, sedangkan Iran memiliki sekitar 610 ribu personel aktif. Meski begitu, Iran memiliki kekuatan paramiliter yang cukup besar, sebuah faktor yang kerap menjadi tulang punggung strategi pertahanan dalam negeri mereka.

Halaman Selanjutnya
img_title