Waspada! Rusia Dikabarkan Kembangkan Senjata Anti-Starlink yang Bisa Lumpuhkan Ribuan Satelit

Waspada! Rusia Dikabarkan Kembangkan Senjata Anti-Starlink yang Bisa Lumpuhkan Ribuan Satelit
Sumber :
  • Wikimedia

Gadget – Dalam perkembangan yang mengguncang dunia keamanan luar angkasa, intelijen dari dua negara anggota NATO mengungkap dugaan rencana rahasia Rusia untuk mengembangkan senjata anti-satelit generasi baru yang secara khusus dirancang untuk melumpuhkan konstelasi Starlink milik Elon Musk.

Bikin Barat Ketar-Ketir, Ini 3 Rudal Hipersonik Rusia Paling Mematikan

Temuan yang diperoleh Associated Press pada Desember 2025 menggambarkan senjata yang disebut “efek zona” bukan berupa rudal atau ledakan nuklir, melainkan sistem yang melepaskan ratusan ribu butiran logam berdensitas tinggi ke orbit Bumi, menciptakan awan peluru mikro yang mampu merusak atau menghancurkan satelit dalam skala masif.

Tujuan strategisnya jelas: melemahkan keunggulan militer Ukraina, yang selama hampir empat tahun invasi Rusia sangat bergantung pada Starlink untuk komunikasi, navigasi, dan koordinasi serangan. Namun, metode ini membawa risiko kolosal bukan hanya bagi Barat, tapi juga bagi Rusia, China, dan seluruh komunitas luar angkasa global.

Putin Tegaskan Tak Ada Kompromi dengan Ukraina, Syarat Perdamaian Tetap Sama

Artikel ini mengupas tuntas mekanisme senjata tersebut, bukti intelijen yang ada, tanggapan pakar internasional, serta implikasi mengerikan jika senjata ini benar-benar digunakan.

Starlink: Tulang Punggung Perang Ukraina yang Jadi Sasaran Empuk

Internet Gratis dari Elon Musk! Internet Gratis & 17 Unit Dikirim ke Sumatra

Sejak 2022, Starlink telah menjadi komponen kritis dalam pertahanan Ukraina. Dengan lebih dari 5.000 satelit di orbit rendah (LEO), jaringan SpaceX ini menyediakan:

  • Koneksi internet berkecepatan tinggi di garis depan
  • Komunikasi aman antarunit militer
  • Dukungan untuk drone pengintai dan senjata presisi

Pejabat Rusia telah berulang kali menyatakan bahwa satelit komersial yang digunakan untuk tujuan militer adalah “target sah”. Namun, hingga kini, Rusia belum mampu mengganggu operasional Starlink secara signifikan sebagian karena desentralisasi ekstrem konstelasinya dan kemampuan SpaceX memperbarui serta mengganti satelit dengan cepat.

Ketergantungan Ukraina pada Starlink membuatnya menjadi sasaran strategis utama, dan tampaknya Moskow kini mengejar solusi radikal: bukan menghancurkan satu satelit, tapi mengacaukan seluruh jalur orbit tempat Starlink beroperasi.

Bagaimana Senjata “Efek Zona” Ini Bekerja?

Berbeda dengan uji coba anti-satelit (ASAT) Rusia pada 2021 yang menggunakan rudal untuk menghancurkan satu satelit lama dan menciptakan puing berbahaya senjata baru ini jauh lebih canggih dan destruktif.

Mekanisme Operasional:

Halaman Selanjutnya
img_title