Polymarket Diblokir Komdigi, Disebut Judi Online Berbasis Kripto

Polymarket Diblokir Komdigi, Disebut Judi Online Berbasis Kripto
Sumber :
  • polymarket

“Indonesia mendukung inovasi berbasis blockchain yang produktif, seperti logistik, identitas digital, atau keuangan inklusif. Tapi kami tidak akan toleransi terhadap praktik yang merugikan masyarakat,” tambah Alexander Sabar.

img_title Fitur Chat Jadi Kunci Utama Profil Risiko Bisnis Game

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (Bappebti) juga telah mengingatkan bahwa aset kripto hanya boleh digunakan sebagai komoditas investasi, bukan alat taruhan atau spekulasi ekstrem.

Kesimpulan: Batas Jelas antara Inovasi dan Pelanggaran Hukum

img_title Implementasi PP Tunas: TikTok Tutup 1,7 Juta Akun Anak

Pemblokiran Polymarket oleh Komdigi adalah peringatan keras bahwa batas antara inovasi digital dan pelanggaran hukum di Indonesia sangat jelas. Teknologi canggih seperti blockchain dan kripto tidak menjadi tameng hukum jika digunakan untuk aktivitas yang dilarang, seperti judi.

Bagi masyarakat, pesannya sederhana: jangan tergiur iming-iming keuntungan cepat dari platform prediksi berbayar. Selain ilegal, risiko kerugian finansialnya sangat nyata. Dan kali ini, pemerintah tidak main-main akses sudah diputus, dan pengawasan terus diperluas.

img_title Komdigi Desak Instagram Cs Nonaktifkan Akun Anak Usia 16 Tahun

Di tengah euforia Web3 dan DeFi, Indonesia memilih jalan regulasi berbasis perlindungan konsumen dan nilai sosial bukan kebebasan tanpa batas. Dan Polymarket, sayangnya, berada di sisi yang salah dari garis itu.

Dapatkan informasi terbaru seputar Gadget, Anime, Game, Tech dan Berita lainnya setiap hari melalui social media Gadget VIVA. Ikuti kami di :
Instagram@gadgetvivacoid
FacebookGadget VIVA.co.id
X (Twitter)@gadgetvivacoid
Whatsapp ChannelGadget VIVA
Google NewsGadget