Tokopedia-TikTok Shop Buka Suara soal Regulasi Biaya Admin

Tokopedia-TikTok Shop Buka Suara soal Regulasi Biaya Admin
Sumber :
  • Istimewa

Manajemen menyadari fasilitas gratis ongkir merupakan faktor penentu utama dalam keputusan pembelian konsumen. Oleh karena itu, platform memastikan strategi ini akan terus menjadi pertimbangan strategis perusahaan pada tahun 2026.

Ini Cara Riset Produk Viral Langsung dari Pusat Data Kreatif TikTok

Tingginya optimisme pasar terlihat dari proyeksi yang dipaparkan Stefani. Pada 2025, ekonomi digital diprediksi menyumbang sekitar 8% terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) nasional. Sektor e-commerce mendominasi hingga 72% dari kontribusi tersebut.

Indonesia diproyeksikan menjadi pasar digital terbesar di Asia Tenggara. Potensi nilainya diperkirakan mencapai US$600 miliar pada tahun 2030. Pertumbuhan ini diklaim merata hingga wilayah luar Pulau Jawa, termasuk Sumatera, Kalimantan, Sulawesi, Maluku, dan Papua.

Peraturan Baru: Starlink Hanya Bisa Dipakai di Tempat Tetap, Begini Alasannya!

Penguatan Perlindungan HAKI Demi Jualan Nyaman

Dalam kesempatan yang sama, Tokopedia dan TikTok Shop memperkuat komitmen terhadap perlindungan Hak Kekayaan Intelektual (HAKI) melalui kampanye "Jualan Nyaman". Platform menerapkan langkah preventif yang ketat.

Waspada! Ini 5 Ciri HP Refurbished yang Disebutkan Baru di E-Commerce!

Sepanjang Januari hingga Juni 2025, platform telah meninjau lebih dari 250.000 pengajuan produk. Mereka mencatat tingkat penolakan produk yang tidak sesuai standar meningkat signifikan, yakni sebesar 56,8% dibandingkan semester sebelumnya.

Langkah ini dilakukan untuk menjaga kualitas layanan, melindungi konten, dan memasukkan praktik perdagangan yang adil di platform. Hal ini memungkinkan pengalaman belanja yang aman dan lingkungan "jualan nyaman" dapat tercipta bagi semua pengguna.

Proyeksi dan Komitmen Masa Depan Bisnis Digital

Komitmen platform untuk berinvestasi kembali melalui skema biaya admin e-commerce mencerminkan fokus pada pertumbuhan jangka panjang. Platform menekankan bahwa keberlanjutan bisnis digital sangat bergantung pada layanan berkualitas dan lingkungan perdagangan yang adil.

Regulasi pemerintah, terutama mengenai biaya administrasi UMKM, diharapkan dapat mengakomodasi kebutuhan ekosistem tanpa menghambat laju investasi yang dilakukan platform. Sinergi antara kebijakan dan komitmen platform sangat menentukan apakah potensi pasar digital Indonesia yang mencapai US$600 miliar pada 2030 dapat tercapai secara merata.